Assalaamu 'alaikum warahmatullah wabara katuh Wellcome To Umdatun navie'ah Personal Website

hehajjjakadjdhdh








































menu.gif

ai.gif

coollogo_com_128351225.gif

aaaaaa.gif

n1.gif

puisi.gif

syiar.gif

tanda.gif

lucu.gif

unta1.jpg

"Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta, bagaimana di ciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung gunung, bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan."
(QS.Al Ghasiyah:17-21)

Enter secondary content here

unta2.jpg

"Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk(kepentingan)-mu apa yang dilangit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan diantara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitap yang memberi penerangan."
(QS.Lukman : 20)






Revolusi Sebutir Embun   
 
 
 Dengan memandang sebutir embun, kumulai revolusi ini. Sungguh, ini bukan revolusi politik atau budaya, bukan revolusi yang akan meledakkan jantung manusia. Ini revolusi sunyi, seperti sebutir embun yang menetes lembut di daun keladi.
     Sungguh,aku tak takut menyebut diriku pengecut, aku tak takut menghujat diriku penipu, bajingan hina, atau pendosa. Ini wajahku, tak ada yang musti di sucikan! Mana? Mana wajah agung kalian, biarkan segenap keangkuhan, kebusukan, dan kerakusan tersingkap dari batin yang sakit dan tak sempurna.
     Ini satu revolusi,jangan lari! Meski perihnya tak berperi,tapi!inilah perlawanan sejati,revolusi yang paling sunyi, tak ada saksi disini, tak ada penguasa atau yang di kuasai. Di sini, kita berdiri membaca kembali riwayat pribadi,jernih, bening, seperti sebutir embun di daun keladi.
     Ya!, kini saatnya kita berani berkata, pandanglah, segemap pikiran kami yang penuh pretensi, ketamakan, dan intimidasi, pandanglah, segenap hati kami yang makin jauh dari nurani, terbelah dalam obsesi, dikejar siklus pemuasan diri.
          Inilah kami, anjing yang menggigit ekornya sendiri, bangsa yang menjajah rakyat sendiri?
     Tidak!. kini saatnya aku mesti berkata, dengarlah, aku tak percaya keadilan itu ada, aku tak percaya kebenatran itu nyata, aku tak percaya kebebasan itu milik manusia, aku tak percaya kebaikan itu harkat setiap jiwa, aku tak percaya! kecuali aku meliat factanya.
     Pandanglah ke dalam diri, jangan lari! ini suatu revolusi tanpa ambisi merubah dunia, tanpa dendam atau perasaan terhina, tanpa kebencian atau salvo senjata.
     Ya! inilah revolusi cinta,revolusi sebutir embun, revolusi yang akan membersihkan tangan kotor kita.
                                                                               
 
 
 
 






c2.jpg

"Hai manusia apa yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah, Yang telah menciptakan kamu  lalu menyemprnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu."
(QS. AL-Infitar :6-8)

bayi2.jpg

"Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina? Kemudian kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim)."
(QS. Al-Mursalat :20-21)